Antara Bajingan dan Banci

Beberapa hari yang lalu, gue lupa kapan tepatnya, gue nonton Claudia Jasmine di salah satu tv swasta. Overall film itu temanyaJustify Full klasik banget, khas film-film romance Indonesia lha. Tapi ada beberapa kalimat dalam film itu yang menohok gue banget. dan sempet jadi bulan-bulanan nyokap gue, karna gue nonton bareng dia.

Salah satu kalimat di film itu bilang : “Laki-laki di dunia ini cuma ada dua tipe, yaitu bajingan dan banci. Gak ada tipe laki-laki baik dan bajingan”.

Dan setelah gue pikir-pikir, kalimat itu ada benernya. Terutama dalam kasus hidup gue. Antara bajingan dan banci, pilihan mana yang paling baik? Gak ada!!!!!!!!!!!!!!!!! Well, mungkin itu cuma kalimat di film dan agak konyol kalau gue masukin ke dalam pikiran gue. Sayangnya, gue sudah menelan kalimat itu untuk kehidupan gue saat ini. Karena selama ini laki-laki yang gue temuin ya kalau gak bajingan, ya banci. Terlepas dari makna secara harfiah atau bukan, dari kedua kata “bajingan” dan “banci”, itu yang selalu harus gue hadapin.

Sekarang, gue dihadapkan pada pilihan kedua kata itu. Bukan artinya gue menyalahkan Dia yang sekarang, yang saat ini ada disamping gue adalah pilihan dari kedua kata itu, bukan. Hanya saja, perilaku Dia sudah mendekati kedua kata itu. Dia berubah!!!!!!!!!!!!! nyaris menjadi bajingan dan nyaris pula menjadi banci. Untuk pilihan kata “banci”, gue tidak menyebut Dia sebagai laki-laki yang bertingkah keperempuanan. Dia masih laki-laki normal, tapi sikapnya pengecut kayak “banci”.

Dia berubah!!!!!!!!!!!! entah karena perasaaan gue, atau emang yang sebenarnya. Belakangan ini, Dia tidak seperti ketika awal bertemu atau awal menjalin hubungan. Apakah setiap laki-laki kayak gitu? Manis di awalnya aja? Well, ini gue katagorikan mendekati bajingan…..

Dia berubah!!!!!!!!!!!!!! apa Dia tahu, kalau belakangan ini gue menangis untuk Dia? Gue, yang bersumpah dalam hidup gue, bahwa gak akan sudi mengeluarkan air mata hanya untuk laki-laki, ternyata untuk yang kedua kalinya, gue menangis untuk mahluk adam itu. Kenapa dia bersikap gak peduli sama gue, kenapa dia jadi gak semanis dulu? Apakah setiap laki-laki kayak gitu? Peduli dan manis pada awalnya aja? Well…kalo gitu Dia bajingan….

Apa Dia mulai bosan dengan gue? Bosan menghadapi tingkah laku gue? Bosan dengan apa yang sudah dia komitmen kan dengan gue? Then why…dulu Dia mengucapkan segala komitmennya itu, hingga nyaris bikin jantung gue copot. Dia bajingan….

Apa Dia sudah lupa dengan segala komitmennya itu? Ingat…gue gak pernah minta apapun dari Dia, baik segala komitmennya itu. Lalu, kemana perginya segala komitmennya itu. Damn!!!!!!!!!! Dia banci….banci kaleng……..Gue cape…cape….sampai berapa lama lagi gue harus bertahan? Gue ikhlas kalau memang semuanya harus diakhiri. Toh, sejak awal, gue sudah mempersiapkan segalanya sekalipun yang terburuk. Gue sudah membiasakan diri gue untuk bisa sendiri, tanpa ada bayang-bayang Dia dalam hidup gue. Emang sakit dan menyakitkan..tapi itu harus gue coba. Kayak selama ini gue gak pernah mencoba untuk menghilangkan segala sakit hati aja gara-gara laki-laki…

Komunikasi? Percaya? Apa? Semua udah gue lakukan, tapi Dia gak bisa melihat itu. Well…Dia banci………….Gue cape…cape….”kalo lo gini terus, gak mungkin lo bakal dapat laki-laki buat calon suami lo dong Mi” itu kata suara yang ada di otak gue. Persetan dengan itu…gue cape….
Kenapa posisi gue harus selalu dibikin menggantung, layaknya jemuran yang gak diangkat di jemuran…..Kalo emang Dia ingin berakhir…ya sudah…diakhiri aja…..Itu pasti mudah buat Dia…dan gue gak minta apa-apa dari Dia, sekalipun menagih komitmennya Dia. Gue bakal menghilang dari kehidupan Dia. Sama halnya gue juga suka menghilang dari kehidupa orang-orang yang nyaris membuat gue gila………………..

Gue cape….Oke…mungkin di luar sana masih banyak laki-laki yang “baik” bukan bajingan atau banci…Tapi…cukup…cukup…gue udah cape….Apa itu pepatah bilang…cinta akan menemukan atau ditemukan selama manusia mencari jalan untuk mendapatkan cinta itu. Shit….cinta itu tai kucing….dan gue masih menganggap cinta itu tai kucing. Padahal Dia udah janjin, akan membuat cinta gue gak tai kucing lagi. Tapi nyatanya enggak. Dan Dia bajingan….

Atau…justru gue yang bajingan dan banci…atau emang gue yang tai kucing…semua itu bisa aja bener…dan lebih baik mungkin istilah itu nempel didiri gue…lebih baik daripada gue harus menyalahkan orang lain. Gue yang bajingan…sehingga gue gak pantes dapet apapun yang baik….
Gak tahu, gue cuma cape…cape….menghadapi

andaikan aku punya sayap

andaikan aku punya sayap

semua ini….Gue gak mau bilang apa-apa sama Dia…Biar Dia aja yang bilang…atau entahlah….gue bingung….

Antara bajingan dan banci……………..

No comment »

from my blog on blogspot

Oke, ini yang terjadi sama gue kemaren dan hari ini. dalam dua hari, beberapa kejadian telah membuat otak gue jadi kacau. Kenapa semuanya selalu terjadi dalam keadaan gue terlambat menyadarinya? kenapa baru sekarang?

hari ini seseorang dari masa lalu gue kembali hadir dalam wujud yang beda. dia hadir dan semua bikin otak gue kacau. dia datang tidak nyata, tapi dalam wujud kebenaran. kebenaran yang harus gue tunggu selama kurang lebih 5 tahun!!!!!!!!! Bayangin 5 tahun !!!!!!!!!!!!! Dan tiba-tiba itu menumbukan kembali perih yang sudah lama gue kubur dalam-dalam jauh di dasar hati gue. Dan tiba-tiba, muncul kepingan-kepingan bayangan tentang gue dan dia dulu, dan sekarang semuanya menjadi sangat jelas. jelas sejelasnya. Tolol!!!!!!!!!!!!!!!!!! kenapa dia baru datang sekarang? Tolol!!!!!!!! kenapa gue gak menyadari sejak dulu? Tolol!!!!!!!!! kenapa dulu gue gak mencegah dia untuk gak pergi? Tolol!!!!!!!!!!!!! kenapa gue sekarang malah menyesali semuanya? Tolol!!!!!!!!!!!! kenapa sekarang gue jadi inget dia lagi -padahal dia mungkin udah gak inget gue lagi - mungkin dia sudah punya kehidupan baru. Tolol!!!!!!!!!!!!! ternyata kita berdua sama-sama mengalami sakit dan perih yang sama…

why he never said the truth? dan kenapa juga, gue masih menanyakan hal yang sama? kenapa dia harus datang dalam wujud kebenaran? harusnya biarkan gue tetep gak tahu, sampe gue mati gue tetap gak tau. Tolol!!!!!!!!!!!! DIA UDAH JADI BAGIAN DARI MASA LALU LO MI, SADAR DONG!!!!!!!!!!!!!!!!!! gue emang tolol, tapi gue jadi inget lagi. Sumpah!!!!!!!!!!!! gue jadi mau nangis. menangisi ketololan gue dan ketololan dia juga tentunya. gue pengen nangis, kenapa gue harus tahu? semua emang gak pernah berjalan sesuai dengan yang diharapkan kan? itu kan yang namanya hidup. Ya ampun, kenapa Tuhan kasih cobaan yang kayak gini ke gue, di waktu yang gak tepat. dia masih inget ulang tahun gue dan dia bilang ” i left my heart in jogja”. Sumpah…semuanya jadi semakin nyata. dan semakin menyakitkan buat gue. yang gue tahu, dia sudah punya kehidupan sendiri yang baru. jauh meninggalkan gue. tapi mungkin sepertinya emang gak bakal ketemu. dia yang konservatif dan konvensional, sedangkan gue yang liberal penuh dengan ambisi dan cita-cita yang tinggi. seolah dia gak bisa ngejar gue dan merengkuh gue. TOLOL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! KENAPA MASI DIINGET DAN DITANGISIN. semuanya udah abis, tamat. Mungkin gue baru bisa ketemu dia lagi pas di alam baka. itu pun kalau

dan kenapa, gue harus menghadapi satu orang lagi yang sangat idealis? kenapa gue harus selalu ketemu sama laki-laki yang idealis? Gue pikir, gue adalah orang yang sangat idealis, tapi ternyata gue salah. laki-laki yang pernah dan sekarang singgah dihidup gue, selalu idealis. meski satu sama lain berbeda. dia yang dulu idealis, konservatif. dia yang sekarang, idealis liberal. dan haerannya gue sabar dan sanggup menghadapi mereka. Apa ini karma buat gue?
Dia yang sekarang, kenapa sulit untuk gue mengerti. apa ini karma buat gue, karna gue juga suka membuat orang sulit mengerti akan diri gue? dia, kenapa gak peka dengan gue? apa ini karma buat gue yang juga gak peka sama orang disekitar gue? dia, egois. apa ini juga karma bagi gue yang juga suka egois dengan orang disekitar gue? dia, terlalu sulit untuk ditebak. dan apakah ini juga karma bagi gue yang juga suka membuat orang bertanya apa sebenarnya gue dan apa maunya gue? Tuhan tau, tapi menunggu. Dan inikah saatnya balasan Tuhan datang buat gue?Dia, dengan segala mimpi dan ambisinya membuat gue takut. takut akan segala hal. dan ketakutan itu semakin nyata dalam benak gue, ketika kemaren dia mengatakan kebenaran. lagi-lagi gara-gara kebenaran yang semuanya menyakitkan, membuat hidup gue dalam waktu dua hari nyaris rontok. merubah apa yang telah gue susun rapi dalam peta hidup gue. Di balik kesabaran, kelembutan, pengertian akhirnya tersimpan sebuah mimpi yang ternyata itu justru membuat gue takut. Gue gak bisa lagi berpikir jernih. semuanya jadi kacau. otak gue penuh. gue gak yakin masih bisa waras lagi apa enggak. gue sayang dia dengan segala idealisme dan mimpinya. tapi kenapa sekarang semua menjadi menakutkan buat gue? gue sayang dan mengagumi dia dengan segala pemikirannya yang hebat, idealismenya, berdebat dengan dia, caranya dia memandang gue, cara dia melihat pemikiran gue, tapi sekarang semua tampak menakutkan bagi gue. Semua apa yang gue petakan dalam benak gue, rontok karna kebenaran yang dia utarakan kemaren.

dia, terlalu rumit untuk bisa dipahami. dan ini mungkin juga karma bagi gue. Hebat!!!!!!!!! dalam sekejap Tuhan nimpuk gue dengan biji-biji lontar. Menyakitkan banget. Hebat!!!!!!!!!!!! banget…
sumpah…gue pengen nangis. gue pengen kabur, ke tempat yang gak ada rekam jejak sedikit pun tentang dia dan dia. gue gak yakin dalam waktu seminggu ke depan, apa masih bisa fokus di kerja dan kuliah. sumpah…gue gak kuat…hebat…..Tuhan benar-benar hebat..bisa bikin hidup gue jungkir balik hanya dalam waktu dua hari……….

oke…dan bener…kebenaran itu emang menyakitkan. amat sangat menyakitkan malah. tapi gue rasa itu lebih baik. daripada mati penasaran. Lalu apa yang harus gue lakukan untuk dia yang sekarang? gue takut, terlalu takut……Tuhan tau tapi menunggu. kayaknya, Tuhan lagi menguji kesabaran gue. seberapa tahan ? entah…jadi pengen kabur…

No comment »

confused and etc. (from my blog on blogspot)

Oke, ini yang terjadi sama gue kemaren dan hari ini. dalam dua hari, beberapa kejadian telah membuat otak gue jadi kacau. Kenapa semuanya selalu terjadi dalam keadaan gue terlambat menyadarinya? kenapa baru sekarang?

hari ini seseorang dari masa lalu gue kembali hadir dalam wujud yang beda. dia hadir dan semua bikin otak gue kacau. dia datang tidak nyata, tapi dalam wujud kebenaran. kebenaran yang harus gue tunggu selama kurang lebih 5 tahun!!!!!!!!! Bayangin 5 tahun !!!!!!!!!!!!! Dan tiba-tiba itu menumbukan kembali perih yang sudah lama gue kubur dalam-dalam jauh di dasar hati gue. Dan tiba-tiba, muncul kepingan-kepingan bayangan tentang gue dan dia dulu, dan sekarang semuanya menjadi sangat jelas. jelas sejelasnya. Tolol!!!!!!!!!!!!!!!!!! kenapa dia baru datang sekarang? Tolol!!!!!!!! kenapa gue gak menyadari sejak dulu? Tolol!!!!!!!!! kenapa dulu gue gak mencegah dia untuk gak pergi? Tolol!!!!!!!!!!!!! kenapa gue sekarang malah menyesali semuanya? Tolol!!!!!!!!!!!! kenapa sekarang gue jadi inget dia lagi -padahal dia mungkin udah gak inget gue lagi - mungkin dia sudah punya kehidupan baru. Tolol!!!!!!!!!!!!! ternyata kita berdua sama-sama mengalami sakit dan perih yang sama…

why he never said the truth? dan kenapa juga, gue masih menanyakan hal yang sama? kenapa dia harus datang dalam wujud kebenaran? harusnya biarkan gue tetep gak tahu, sampe gue mati gue tetap gak tau. Tolol!!!!!!!!!!!! DIA UDAH JADI BAGIAN DARI MASA LALU LO MI, SADAR DONG!!!!!!!!!!!!!!!!!! gue emang tolol, tapi gue jadi inget lagi. Sumpah!!!!!!!!!!!! gue jadi mau nangis. menangisi ketololan gue dan ketololan dia juga tentunya. gue pengen nangis, kenapa gue harus tahu? semua emang gak pernah berjalan sesuai dengan yang diharapkan kan? itu kan yang namanya hidup. Ya ampun, kenapa Tuhan kasih cobaan yang kayak gini ke gue, di waktu yang gak tepat. dia masih inget ulang tahun gue dan dia bilang ” i left my heart in jogja”. Sumpah…semuanya jadi semakin nyata. dan semakin menyakitkan buat gue. yang gue tahu, dia sudah punya kehidupan sendiri yang baru. jauh meninggalkan gue. tapi mungkin sepertinya emang gak bakal ketemu. dia yang konservatif dan konvensional, sedangkan gue yang liberal penuh dengan ambisi dan cita-cita yang tinggi. seolah dia gak bisa ngejar gue dan merengkuh gue. TOLOL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! KENAPA MASI DIINGET DAN DITANGISIN. semuanya udah abis, tamat. Mungkin gue baru bisa ketemu dia lagi pas di alam baka. itu pun kalau

dan kenapa, gue harus menghadapi satu orang lagi yang sangat idealis? kenapa gue harus selalu ketemu sama laki-laki yang idealis? Gue pikir, gue adalah orang yang sangat idealis, tapi ternyata gue salah. laki-laki yang pernah dan sekarang singgah dihidup gue, selalu idealis. meski satu sama lain berbeda. dia yang dulu idealis, konservatif. dia yang sekarang, idealis liberal. dan haerannya gue sabar dan sanggup menghadapi mereka. Apa ini karma buat gue?
Dia yang sekarang, kenapa sulit untuk gue mengerti. apa ini karma buat gue, karna gue juga suka membuat orang sulit mengerti akan diri gue? dia, kenapa gak peka dengan gue? apa ini karma buat gue yang juga gak peka sama orang disekitar gue? dia, egois. apa ini juga karma bagi gue yang juga suka egois dengan orang disekitar gue? dia, terlalu sulit untuk ditebak. dan apakah ini juga karma bagi gue yang juga suka membuat orang bertanya apa sebenarnya gue dan apa maunya gue? Tuhan tau, tapi menunggu. Dan inikah saatnya balasan Tuhan datang buat gue?Dia, dengan segala mimpi dan ambisinya membuat gue takut. takut akan segala hal. dan ketakutan itu semakin nyata dalam benak gue, ketika kemaren dia mengatakan kebenaran. lagi-lagi gara-gara kebenaran yang semuanya menyakitkan, membuat hidup gue dalam waktu dua hari nyaris rontok. merubah apa yang telah gue susun rapi dalam peta hidup gue. Di balik kesabaran, kelembutan, pengertian akhirnya tersimpan sebuah mimpi yang ternyata itu justru membuat gue takut. Gue gak bisa lagi berpikir jernih. semuanya jadi kacau. otak gue penuh. gue gak yakin masih bisa waras lagi apa enggak. gue sayang dia dengan segala idealisme dan mimpinya. tapi kenapa sekarang semua menjadi menakutkan buat gue? gue sayang dan mengagumi dia dengan segala pemikirannya yang hebat, idealismenya, berdebat dengan dia, caranya dia memandang gue, cara dia melihat pemikiran gue, tapi sekarang semua tampak menakutkan bagi gue. Semua apa yang gue petakan dalam benak gue, rontok karna kebenaran yang dia utarakan kemaren.

dia, terlalu rumit untuk bisa dipahami. dan ini mungkin juga karma bagi gue. Hebat!!!!!!!!! dalam sekejap Tuhan nimpuk gue dengan biji-biji lontar. Menyakitkan banget. Hebat!!!!!!!!!!!! banget…
sumpah…gue pengen nangis. gue pengen kabur, ke tempat yang gak ada rekam jejak sedikit pun tentang dia dan dia. gue gak yakin dalam waktu seminggu ke depan, apa masih bisa fokus di kerja dan kuliah. sumpah…gue gak kuat…hebat…..Tuhan benar-benar hebat..bisa bikin hidup gue jungkir balik hanya dalam waktu dua hari……….

oke…dan bener…kebenaran itu emang menyakitkan. amat sangat menyakitkan malah. tapi gue rasa itu lebih baik. daripada mati penasaran. Lalu apa yang harus gue lakukan untuk dia yang sekarang? gue takut, terlalu takut……Tuhan tau tapi menunggu. kayaknya, Tuhan lagi menguji kesabaran gue. seberapa tahan ? entah…jadi pengen kabur…

No comment »

Ujian Yang Aneh

Seminggu ini - tepatnya tanggal 10, 12 dan 13 November - ada UTS di kampus gue. Yang lucunya, bahan-bahan untuk UTS-nya itu susah untuk dipahami. Disamping karena pakai bahasa inggris, kita juga butuh nalar yang ekstra kuat untuk memahaminya. Parahnya, gak semua dosen mendukung kita untuk dapat memahami materi kuliah itu untuk menjadi mudah. Well, ada sih beberapa dosen yang membantu, tapi itu pun gak bisa membuat jadi lebih baik lagi.

Tapppppppppppppppppiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…………sebenarnya………..kita orang gak bisa dong cuma nyalahin dosennya aja, atau menyalahkan materi yang kita dapet buat belajar. Coba deh, liat ke kaca, kita kan juga punya kontribusi - bikin materi kuliah yang kita dapet jadi gak mudah untuk dipelajari. Hhhmmmm…..buat kita orang yang kuliah sambil kerja, pasti alasannya, “gak ada waktu boo….boro-boro belajar….tidur aja gak sempet” atau “ya ampun….gue sibuk banget sama urusan kantor, harus ketemu klien nih ” atau “gue lagi dedlen” (kalo yang itu, gue banget hehehehe). Benernya…itu semua gak bisa dijadikan alasan. Kuncinya cuma satu kok, manajemen waktu!!!!!!!!!!!!

Well, ngomong sih emang gampang. Semua orang juga bisa bilang kayak gitu. Gak cuma manajemen waktu, tapi kita juga harus pinter bikin prioritas, yang sayangnya, gak semua orang sanggup melakukan itu, termasuk gue. Tapi kalo gak dimulai dari sekarang, kapan lagi coba. Sebelum tugas kuliah makin numpuk, sebelum bos dikantor ngomel, gara-gara kita telat dedlen terus.

Bukan maksud mendeskreditkan mereka yang belum kerja. Pasti ada hal tertentu yang bikin mereka juga bingung memahami materi atau belajar. Soal itu, gue gak tahu banyak. Tapi, tetep aja gak ada alasan untuk menghindar dari yang namanya tanggung jawab sebagai mahasiswa. Lagi-lagi kita semua emang kudu bercermin, gak bisa menyalahkan lingkungan disekitar kita - walau memang terkadang lingkungan itu juga mempengaruhi kita. Dus, untuk memulai yang namanya manajemen waktu, kudu niat dari hati sendiri. Eits…tapi gak cuma niat aja, implementasinya juga ada dong. Kalo niat doang mah, sama juga boong. Nenek-nenek juga bisa.

Nah, ngomongin soal ujian. Selama gue menjadi mahasiswa S1 dulu, belum pernah ngalamin UTS sekacau kemaren dan hari senin yang lalu. Sebego-begonya gue kalo gak bisa jawab soal, pasti masih ada hal yang nyangkut di otak gue sehingga gue masih bisa jawab, walaupun dengan mengarang indah hehehehe…Entahlah apa yang terjadi sama gue. Parahnya, kemaren, satu kelas sampe gak shalat magrib!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Gara-gara ujian!!! dan satu kelas udah berbuat dosa, karna nyontek!!!!!!!!! Padahal, ujiannya close book. Tapiiiiiiiiiiiiiiii…..(lagi-lagi alasan) satu kelas, gak paham soalnya dan kita juga gak paham materinya. Alhasil, tanyakan saja pada Mr Google wekekekekek…… Udah gak shalat, berbuat dosa pula…..Semoga Tuhan mengampuni kita semua. Amin. (hehehehe)

Ini bari UTS, gimana ntra kalo UAS, kalo sidang tesis……Wah…kayaknya gue memang harus merubah pola hidup gue. Inget dong, yang mau sekolah lagi kan gue, jadi gue pasti udah tahu resikonya kuliah s

nasib anak-anak pasca SAHID

nasib anak-anak pasca SAHID

ambil kerja. Jadilah profesional Mi!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Berkati aku Tuhan di setiap jalan yang kulalui selama aku kuliah sambil kerja. Amin. Satu lagi deh Tuhan, tolong dong, kasih aku dosen yang enak, yang bisa nolong mahasiswanya untuk jadi pinter, untuk jadi makin maju. Maaf ya Tuhan, aku mintanya aneh-aneh hehehehe…..

Comments (1) »

Tuhan Itu Unik dan Misterius

Well, setelah 3 bulan menjalani masa-masa kuliah dicampur kerja (kayaknya kebalik deh, kerja dicampur kuliah), semua terasa gak semudah yang dibayangkan. Tapiiiiiiiiiii….gue percaya Tuhan yang maha baik itu gak akan membiarkan gue jatuh terjerembab sendirian menghadapi semua ini. Menjadi profesional itu gak mudah. Gimana memanage diri gue untuk tetap perform oke di kantor, sekaligus bisa jadi mahasiswa yang “oke” di kampus. Tapiiiiiiiiiiiiiiiii……Tuhan yang maha baik itu, pasti punya jalan keluarnya untuk gue dan teman-teman kampus gue, yang mungkin saat ini sedang mengalami hal yang sama dengan apa yang gue alami. Karena cara kerja Tuhan itu unik dan misterius, makanya gue percaya, kalau Dia bakal kasih yang terbaik buat gue dan orang-orang yang memohon padanya. Oleh karenanya, please God, Are You There? Ini ada permintaan dari gue dan seorang temen gue di kampus :

Buat Nisa: Tuhan, tolong jangan biarkan dia terlalu lama menunggu apa yang menjadi mimpi-mimpinya. Salah satunya, kabulkan mimpinya untuk segera dapet kerja. Karna aku tahu dan pernah mereasakan, susahnya dapat kerja dan betapa menjemukannya menunggu dan mengharap sesuatu yang tidak pasti itu

Buat temen-temen sekampus: Tuhan, tolong, berikan kami semua dosen yang baik hati. Yang mengajar dengan hati, tidak mementingkan ambisi mereka untuk menjadikan atau membentuk kami sesuai dengan harapan mereka. Tapi tetap membesarkan kami dengan pikiran kami yang bebas dan liar.

Buat gue pribadi: Tuhan, tolong, jadikan diri gue lebih bertanggung jawab dan profesional. Karena sekarang, aku rangkap jabatan, sebagai pekerja dan mahasiswa. Jangan biarkan aku terjebak dalam ambisiku, sehingga melafazkan ambisiku dalam kehidupan sehari-hari, bukan namaMu. Jadikan orang yang mampu mendengar, melihat dengan hati. Karena saat ini banyak orang-orang disekitarku yang sudah mau berkorban demi mendukung karir dan sekolahku. Dan aku tahu rasanya berkorban untuk orang lain, itu gak mudah. Ada air mata, keringat dan darah di sana. Oleh karenanya, jadikan aku orang yang tau diri akan semua pengorbanan mereka.

are you there God?

are you there God?

Tuhan yang maha baik dengarkan aku, pleasseeeeeeeeeeeeeee….. Aku yakin Engkau akan menjadikan segalanya nyata dan mudah.

No comment »

Men-set up Kembali Otak Gue

Hari ini…sumpek banget…akhirnya apa yang gue takutkan terjadi kan. Tulisan gue dikomentarin gak oke sama redaktur gue, dan gue nyesel banget. Emang ga ada alasan apa pun buat bela diri gue, karna gue sendiri sadar kalau tulisan itu gak oke, tapi gak ada usaha sekalipun untuk bikin tulisan itu jadi lebih oke dan layak untuk gue setor ke redaktur gue. Dia kecewa berat boo…sama hasil kerjaan gue. Dan itu terjadi karena gue udah mulai keteteran antara kerja dan kuliah. Harusnya gue bisa tetep profesional dong, sesuai dengan komitmen gue awalnya. Aduh…sumpah deh, jadi kepikiran terus gitu. Redaktur gue sih gak marah, tapi dari caranya dia negur gue, emang nunjukin dia kecewa abiz!!!!!!!!!!!!!

Kayaknya gue harus mulai men-set up lagi otak gue. Me-refresh pikiran gue, menormalkan kembali sel-sel kelabu gue yang cantik, yang biasanya oke buat berpikir, belakangan malah jadi ruwet untuk berpikir. Sejak kuliah, gue jadi semakin jarang buat baca di angkot. waktu di angkot gue habiskan untuk tidur, karna sekarang tidur gue kurang!!!!!!!!!!!!!!!! Bukan alasan sebenarnya, itu terjadi karena gue gak pinter manage waktu dan pikiran gue sendiri….gue kangen juga baca di angkot, bahkan sambil berdiri di busway pun gue masih sempatin buat baca, tapi sekarang…begitu dapet bangku di busway gue langsung tidur bahkan sambil berdiri pun gue tidur!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Imagine that!!!!!!!!!!!

Makanya, gue harus bisa men-set up semua hal yang berhubungan dengan hidup gue lagi, kalau enggak…pasti cepat atau lambat hidup gue bakal bisa lebih runyam lagi…gue gak cuma jadi beruang yang lagi hibernasi…kerjanya tidur terus sepanjang musim dingin…gak guna banget kan hidup gue? Semoga Tuhan bisa sabar menghadapi gue yang aneh ini. Dan semoga orang-orang terkasih dan tercinta yang ada disekitar gue bisa terus tetap sabar dan terus melimpahkan cinta dan kasih sayang mereka ke gue…..Amin

whoooooooooooooooooooooaaaaaaaaaaaaa pengen teriak nih….bueeeeeeeteee

No comment »

Ternyata Gak Mudah….

Well, setelah dua bulan dijalani, ternyata gak mudah kerja sambil kuliah. Butuh manage waktu yang bener, terlebih manage pikiran gue. Dan itu gak semudah yang gue pikirkan pada awalnya. Padahal baru 2 bulan, bagaimana dengan nanti? Sempat gue berpikir, apa gue sanggup mencapai garis finish dengan selamat? Entahlah, semua terlalu rumit  untuk dipikirkan.  Dan belakangan ini, gue yang biasa bekerja multi tasking, ternyata harus keteteran juga. Gue jadi gak jelas, tulisan gue gak semenarik biasanya. Otak gue kacau. Belum lagi tugas kuliah yang menggunung. Seakan gak ada habisnya….Waktu gue banyak terkuras untuk berpikir dan berpikir…tapi itu udah jadi resiko gue, saat gue memutuskan untuk kuliah lagi, sambil kerja pula. Harusnya gue justru bersyukur kan, gue masih bisa kuliah, gratis pula dan sambil kerja. Bukankah ini yang selalu gue impikan? BUkannya gue gak bersyukur..tapi..masih sulit aja bagi waktunya…gue harus banyak dan banyak belajar menghargai dan mengatur waktu yang gue miliki, yang semakin lama, gue rasa semakin sedikit dan sempit.

Untungnya…gue masih punya Tuhan, masih ada Dia, masih ada mama, papa dan sahabat-sahabat terkasih yang dengan kerelaan mereka berada di samping gue, untuk menjadi sandaran gue dikalah jenuh melanda.. Dan beruntungnya gue memiliki orang-orang seperti mereka dan hidup dengan mereka. Mungkin…gak pantes gue ngeluh…tetep harus semangat menjalani hidup, karena cuma semangat yang gue punya untuk bisa terus melangkahkan kaki ini menuju tanah harapan.

Cape….penat…pengen pergi sebentar aja, ke tempat yang jauh dan nyaman…

Comments (1) »

Dia Yang Sabar

Mungkin…emang gue yang berengsek dan emang gue yang bego. Tuhan udah kasih Dia yang sekarang jadi patner gue. Dia yang sabar, Dia yang lembut, Dia yang mau mendengarkan gue…Dan tentunya Dia dengan segala kekuranganNya. Tapi…gue masih juga ragu dengan Dia…Tapi wajar kan kalau gue masih ragu sama dia. Karna gue masih belum yakin semua yang ada di diriNya.

Gak tau apa gue yang bodoh atau emang gue yang berengsek..tapi yang jelas, gue merasa ini semua cuma mimpi. Hanya euforia gue semata. Karna selama ini, gue hidup dalam euforia cinta. Selama ini gue hidup dalam ruang abu-abu, area yang gak jelas. Dan anehnya, gue malah nyaman dengan area tersebut. Gue yang aneh, huh?!.

Tapi…Dia dengan sabarnya, dengan ketulusannya, dengan kerendahan hatinya, mau menghadapi gue. Mensuport gue, menjadikan diriNya sandaran gue di kala gue susah dan bingung. Menjadikan Dia sebagai pegangan gue, di kala gue hilang arah. Menghadapi gue yang cenderung keras kepala, gak suka diatur, pemberontak, reaksioner dan aneh…..Dan itu yang membuat gue takut…takut…bahwa ini semua hanya mimpi….

Padahal, mimpi gue gak cuma Dia. Mimpi dan ambisi gue bukan hanya Dia, dan itu yang membuat gue takut menyakiti Dia, karna gue terlena dengan ambisi dan mimpi dalam hidup gue yang hingga hari ini masih gue kejar. Dan sebenarnya, gue pun gak ngerti untuk apa gue mengejar ambisi gue itu. Tapi, lagi-lagi dengan kesabaranNya, Dia bisa menerima gue dengan segala mimpi dan ambisi hidup gue.

Semoga Tuhan mau mengampuni gue yang berengsek ini, karna masih juga meragukan pemberianNya. Masih juga gak bisa….entahlah…sulit untuk mengungkapkannya lewat kata-kata….Tuhan dengar aku kan? Tolong, hilangkan ketakutanku ini, biarkan aku hanya takut padaMu bukan karna takut yang lain. Biarkan aku bertasbih hanya dengan namaMu, bukan atas nama ambisi dan impian hidupku. Dan biarkan Dia yang sabar itu tetap menjadi partenerku..walau semuanya akan kukembalikan lagi padaMu….

No comment »

Gue Kacau…sangat kacau….

Kepala gue berdenyut…rasanya gak enak banget…mata gue berat banget…rasanya air mata gue mau tumpah…mulut gue kering…rasanya gue pengen teriak mengeluarkan amarah dan kebingungan yang menyesakan dada.

Kepala gue berdenyut…dan semakin lama semakin gak enak rasanya….Gue kacau, kacau banget hari ini, dan sejak sebulan ini….Ini semua gara-gara Dia. Mungkin bukan Dia yang salah, tapi gue. Semua akar masalahnya ada di gue. Gue takut, bingung, sedih, marah….ini phobia gue yang aneh, ketakutan yang gak beralasan, dan ini lagi-lagi kembali datang di saat yang gak tepat.

Kepala gue berdenyut…dan semakin sakit rasanya…mulut gue semakin kering dan semakin ingin gue teriak menerikan amarah dan kebingungan gue. Gue gak bisa fokus dan konsentrasi gue 0%. Dia, membuat gue bingung, marah, cemas dan takut. Gue takut Dia menjauh dari gue, karna sekarang Dia sudah mendapatkan apa yang Dia inginkan sejak lama. Apa yang Dia dambakan sejak lama. Gue takut Dia akan berpaling dari gue, karena sekarang Dia telah dapat apa yang membuat diriNya nyaman. Gue takut Dia akan semakin jauh dari jangkauan gue, karena Dia semakin jauh berlari dan akan segera mencapai garis finish, sedangkan gue masih berlari di tempat dan gak tahu kapan harus mulai dan gak jelas kapan harus berhenti.

Kepala gue semakin berdenyut dengan hebat…dan itu semakin sakit rasanya…mata gue mulai berkunang-kunang menahan sakit yang mulai mendera kepala gue ini….Tapi sebenarnya, mungkin gue takut, bukan Dia yang akan meninggalkan gue. Tapi sebaliknya, gue yang akan meninggalkan Dia. Karena gue gak sanggup untuk ikut berlari bersamaNya. Karena gue gak sanggup untuk berjalan bersamaNya. Karena gue gak sanggup untuk kembali menjangkauNya. Gue yang akan pergi dari Dia dan membawa semua mimpi yang pernah menjadi mimpi gue dan Dia. Gue emang pengecut…i am a chicken and i know that. Dan sekarang ketakutan gue semakin nyata.

Kepala gue semakin berdenyut…mata gue semakin berat…gak kuat menampung air mata yang mau menyeruak keluar…dada gue semakin sesak…menahan sejumlah rasa yang gue rasakan sejak kemarin…Gue bukanya gak senang melihat Dia akhirnya bisa mulai melangkahkan kakiNya menuju mimpi yang memang Dia inginkan. Bukannya gue gak senang melihat Dia yang mulai ceria, tersenyum menyongsong hidupNya yang sempat mati suri beberapa bulan terakhir ini. Tapi…gue menjadi takut, takut dan takut Dia akan semakin tinggi untuk gue jangkau, semakin terbang jauh dan gue gak mungkin ikut terbang dengan Dia….

Kepala gue semakin berdenyut dan semakin hebat sakit kepala yang gue dapet. Apa gue harus menyerah sekarang dan meninggalkan Dia? Bukannya gue egois, bukan…gue hanya takut kalau gue gak bisa menjadi patnernya lagi yang bisa terus mendukungnya kala susah dan senang…Dan semuanya berakar di diri gue. Dan gue cuma bisa bilang maaf…

Sungguh…gue kacau…kacau…gue pengen pergi jauh sebentar aja..untuk melupakan semuanya….

Comments (1) »

Its me again!!!!!

Wahhhhhhhhhhhhhhh…….udah lama banget gak nengokin blog FS, soalnya gue sekarang punya blog di blog spot sih. Walaupun yang di blogspot pun ngurusnya rada ga bener. Udah lama juga gak meliarkan pikiran dan perasaaan gue di blognya FS. Kayaknya, pengen mulai lagi deh. entah itu sekedar curhat, mencaci maki orang yang gue sebelin, atau sharing info yang sapa tau berguna (walaupun benernya, blog gue itu banyakan sampahnya dari pada yang bergunanya). Tapi, setelah sekian lama gak buka blog FS, agak kaget nih gue. Tampilannya berubah, mana gue kan gaptek. jadi agak bingung gitu.

Cuma pengen bilang: “hei blog…its me again!!!!”

Semoga kali ini tulisan gue gak cuma sampah melulu hehehe (tapi benernya, gue lebih suka nulis sampah, daripada yang serius. Kan tiap hari gue udah nulis yang serius. Ya iyalah secara gue wartawan gicu…hehehe)

No comment »